Embun Community /atau Komunitas Embun, adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk Perlindungan Lingkungan dan Ekosistem ; (Berdiri 04 Januari 2007, di Kelurahan Bintara Kota Bekasi,Indonesia) ; Visi : alam terawat hidup lestari ; ------ Misi : Perlindungan Lingkungan dan Ekosistem melalui persahabatan dengan lingkungan, bermitra dengan komunitas,setia merawat alam, tebar keindahan dan kesejukan sebening embun, bagi “Bumi Manusia”
Kamis, 01 Januari 2015
Senin, 29 Desember 2014
Pemberitahuan
Blog Komunitas Embun telah berubah (secara sederhana) menjadi Website dengan nama domain ;
www.embuncommunity.com.
Patut kami bersyukur kehadirat Tuhan-Allah SWT, semoga mendapat berkat dan dimudahkan untuk pengelolaan selanjutnya agar lebih baik.
Masukan saran dan kritik dari #sahabatembun tentu kami terima dengan senang hati, demi perbaikan lebih lanjut, semata untuk kebaikan bersama.
#salamembun
Bekasi, 29 Desember 2014
Komunitas EMBUN
LSM untuk Perlindungan Lingkungan & Ekosistem
Jumat, 26 Desember 2014
#mozaikembun
" Kita berebut
untuk menjadi Pembicara hebat
Hanya sedikit yang berusaha
menjadi
Pendengar setia "
by #embuncommunity
Selasa, 23 Desember 2014
Kamis, 20 November 2014
MINYAK BUMI ; Energi Fosil Yang Akan Habis
Bahan bakar sebagai unsur yang menghasilkan energi untuk menggerakkan mesin industri, mesin kendaraan, mengerakkan turbin untuk menghasilkan listrik dan lain penggunaannya berasal dari bahan bakar minyak bumi, batu bara, gas, panas bumi, air, matahari, angin, gelombang laut, nuklir dan dari tumbuh-tumbuhan.
Aktifitas
usaha manusia untuk memproduksi barang dan jasa, melalui pencapaian kemajuan
tekhnologi, tercipta mesin-mesin sebagai alat produksi. Mesin-mesin itu
digerakkan oleh energi yang bersumber dari bahan-bahan tersebut di atas. Ketergantungan
itulah yang semakin membuat kebutuhan akan sumber energi, dari waktu ke waktu
bukan saja menyebabkan eksploitasi sumber daya alam bumi tidak lagi
memperhatikan faktor keselamatan lingkungan. Dampak
eksploitasi yang penuh nafsu, telah mengurangi daya tahan atau kekuatan
lingkungan untuk memproduksi dampak positif bagi kesehatan manusia dan
kelangsung kestabilan lingkungan itu sendiri.
Energi
yang dihasilkan dan menggerakkan mesin-mesin produksi, juga menjadi kontributor
dampak negatif berupa polusi gas karbon maupun sampah. Gas
karbon yang dihasilkan dari akibat aktifitas mesin produksi oleh industri, alat mesin transportasi, dampak
pembangunan yang menghasilkan gas rumah kaca dan sampah yang dihasilkan sebagai
bagian terbuang produksi dan aktifitas manusia, telah menjadikan lingkungan
mengalami penurunan kualitas yang luar biasa di satu abad terakhir ini.
Energi
yang bersumber dari minyak bumi dengan segala turunannya berupa bensin atau
minyak bakar, solar, avtur, minyak tanah, aspal, oli, dan LPG, adalah yang
terutama dan umum dipakai sekarang ini. Sementara itu ketersediaan makin
menipis oleh karena tidak dapat diperbaharui.kandungan minyak bumi. Minyak bumi
merupakan hasil olah fosil dalam perut bumi yang berlangsung jutaan tahun.
Butuh jutaan tahun lagi atau waktu yang sama untuk mendapatkan pembaharuan
ketersediaan energi dimaksud.
Selain
ketersediaan dan sifatnya yang tidak dapat diperbarui, minyak bumi telah ikut
mengotori, merusak dan melenyapkan lingkungan hidup, antara lain ;
o Pemanasan Global, sebab minyak bumi -
sebagaimana juga dengan batu-bara,
ketika dibakar melalui beragam aktifitas baik mesin-mesin industry,
rumah tangga maupun mesin kendaraan, akan menghasilkan gas karbon dioksida(CO2),
bagian dari efek gas rumah kaca yang menumpuk di atmosfir. Penumpukan kadar CO2
di atmosfir telah meningkat di decade terakhir ini dari 180-300ppmv menjadi
380ppmv. Pemanasan global membuat bumi mengalami kondisi tidak menentu oleh
akibat perubahan cuaca. Kekeringan terjadi, gleisier maupun benua es terus
meleleh yang membuat massa dan permukaan air laut terus naik dengan gelombang
laut yang makin ganas, kegagalan panen, seragan udara panas di kota-kota besar
dunia, kematian hewan oleh musnahnya sumber makanan dan hilangnya habitat.
Pemulihan lingkungan hidup terhambat dan melambat, bahkan cenderung gagal.
o Pencemaran Lingkungan, adalah dampak
paling berbahaya mulai dari aktifitas eksplorasi pengeboran atau pengangkatan
minyak dari dalam perut bumi, pengangkutan, hingga pemrosesan. Disekitar ladang
pengeboran akan terjadi penumpukan oleh lumpur emulsi minyak dan air sehingga
menutupi permukaan tanah atau lautan disekitarnya dan menghilangkan kualitasnya
bagi sumber penghidupan lainnya. Pengangkutan minyak mentah-minyak bumi, sering
mengalami masalah oleh adanya kebocoran atau kecelakaan akibat berbagai kendala
yang berakibat terjadinya tumpahan minyak. Demikian juga ketika diproses untuk
memisahkan emulsi minyak dari air melalui proses ekstraksi, maka air kotor
hasil ekstraksi sangat berbahaya bagi lingkungan sekitarnya. Pencemaran dari
akibat kebocoran atau tumpahan minyak, telah sangat berakibat buruk bagi
lingkungan, baik di darat maupun laut. Telah banyak contoh kasus pencemaran oleh
aktifitas pengelolaan minyak bumi, termasuk ladang minyak yang telah habis masa
produksinya, tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk kegiatan ekenomi lain yang tentu sangat disesalkan.
Apakah
kita harus berhenti menggerakkan mesin-mesin dan aktifitas hidup manusia, oleh dampak
negatif minyak bumi maupun oleh akibat kehabisan energi bahan bakar yang berasal dari minyak bumi ?
Tentu tidak, masih tersedia banyak sumber energi lain yang bahkan tidak terpakai habis dan sangat melimpah.
Tentu tidak, masih tersedia banyak sumber energi lain yang bahkan tidak terpakai habis dan sangat melimpah.
Minyak
bumi maupun batubara adalah sumber energi berbasis fosil pada perut bumi yang
tidak dapat diperbarui. Energi pakai habis, karena ketersediaannya yang terbatas.
Pilihan untuk menggantikan energi fosil tersedia bermacam sumber untuk
dikembangkan dan dimanfaatkan secara tidak terbatas.
Minyak
bakar untuk kendaraan bermotor, terdapat ethanol, yaitu bahan bakar dari
tanaman pangan seperti jagung ataupun gandum yang difermentasi menjadi alcohol, untuk ditambahkan dengan minyak
bakar guna meningkatkan kadar oktan dan kualitas emisi gas buang. Sumber energi
yang menjadi pilihan lain yaitu gas alam, hydrogen, propane, biodiesel,
methanol, listrik dan lainnya dari gabungan antara ethanol, gas alam dan metyhltetrahydrofuran (MeTHF) yang disebut P-series (hedisasrawan.blogspot.com).
Mekanisasi
industri modern telah berbasis elektrikal sebagai penggerak mesin dan
operasional kegiatan lainnya, demikian juga dengan kebutuhan tenaga penggerak
barang-barang elektronik hampir seluruhnya menggunakan tenaga listrik. Minyak
bumi yang selama ini digunakan yang berbatas persediaan dapat segera atau pada
akhirnya digantikan dengan energi baru yang tidak terbatas persediaannya.
Dunia
pernah mengalami masa suram terjadinya krisis energy di tahun 1973 dan berulang
di tahun 1979 oleh akibat kelangkaan kegtersediaan dan penurunan produksi
minyak bumi, diikuti kenaikan harga
minyak bumi yang sangat tinggi, akibat unsur kesangajaan spekulan maupun
besarnya permintaan pasar.
Ketersediaan
cadangan minyak bumi dunia, dengan catatan tidak terjadi lonjakan pemakaian,
yang saat ini sekitar 84 juta barrel (13,4×106 m3) per hari – 4.9km3 per
tahun, maka masih sekitar 120 tahun lagi, dengan persedian cadangan
berkisar antara 190 km3 atau 1,2 triliun barrel (wikipedia.org).
Negara-negara
industri utamanya dan bahkan semua aktifitas manusia bumi tanpa terkecuali saat
ini, bergerak dengan ditopang kebutuhan dan dukungan energi untuk berbagai aktifitasnya. Indonesia,
berdasarkan data yang pernah dirilis Reforminer
Institute (Desember 2013), diperkirakan cadangan minyak Indonesia
akan habis dalam waktu 12 tahun dengan ketersediaan hanya 3,7 milyar barrel, dengan
rata-rata konsumsi tiap hari 1,2 juta barrel. Cadangan minyak bumi Indonesia
hanya 0,3% dari cadangan minyak dunia.
Memahami
kondisi riil sifat terbatas dan untuk kebutuhan jangka panjang, maka saatnya beralih
ke sumber energi baru dan terbarukan. Pilihan ada pada sumber energi oleh matahari,
air, angin, gelombang laut, panas bumi, juga nuklir. Matahari, air, angin, gelombang laut tersedia melimpah dan tak terbatas. Khusus untuk nuklir
memerlukan pertimbangan yang sangat matang bila ingin digunakan, teramat khusus di Indonesia dengan wilayah rentan bencana alam gempa bumi dan faktor kemampuan sumber daya manusia dan kedisplinan masyarakatnya.
Kehidupan
harus terus berlanjut, energi terus dibutuhkan dan akan bertambah dari waktu ke
waktu. Suka atau tidak kita diharuskan dan bahkan dipaksa untuk mencari untuk
menemukan energi baru, bukan lagi minyak bumi dan bahkan batubara, tidak energi fosil.
Perut bumi telah terlalu sering dan lama di"obrak-abrik", mengakibatkan lingkungan alam bumi menjadi makin berbahaya untuk kelangsungan kehidupan makhluk hidup, hari ini dan masa depan.
Bekasi 20 Nopember 2014
Ditulis oleh ; M.Thaha Pattiiha
Direktur Eks. LSM Komunitas Embun
Perut bumi telah terlalu sering dan lama di"obrak-abrik", mengakibatkan lingkungan alam bumi menjadi makin berbahaya untuk kelangsungan kehidupan makhluk hidup, hari ini dan masa depan.
Bekasi 20 Nopember 2014
Ditulis oleh ; M.Thaha Pattiiha
Direktur Eks. LSM Komunitas Embun
Selasa, 21 Oktober 2014
EBOLA VIRUS ; Five top tips to avoid the deadly virus
1. Soap and water
Wash your hands regularly with soap and clean water - and use clean towels to dry them. This can be difficult in slum and rural areas where there is not always direct access to clean water - but it is an effective way to kill the virus. Ordinary soap is all that's needed.
Shaking hands should also generally be avoided, Dr Unni Krishnan of Plan
International told BBC Africa, because Ebola spreads quickly when people come
into contact with an infected person's body fluids and symptoms take can take a
while to show. Other forms of greeting are being encouraged, he says.
2. No touching
2. No touching
So if you suspect someone of having Ebola, do not touch them. This may
seem cruel when you see a loved one in pain and you want to hug and nurse them,
but body fluids - urine and stools, vomit, blood, nasal mucus, saliva, tears,
sperm and vaginal secretion - can all pass on the virus.
An infected person's symptoms include fever, muscle and joint pain, sore
throat, headache and fatigue - followed by nausea, vomiting and diarrhoea,
which may include blood.
Encourage them to seek help from a medical professional or health centre as soon as possible. It is also advisable not to touch the clothes or bedclothes of Ebola patients - and Medecins Sans Frontieres advises that such sheets and even mattresses be burnt.
3. Avoid dead bodies
If you think someone has died from Ebola, do not touch their body, even
as part of a burial ceremony. When someone has died, you can still catch Ebola
from their body as it ejects fluids that make it even more contagious than that
of a sick person.
Organise for a specialised team to deal with the body as quickly as
possible as it is risky to leave a dead body for any length of time in a
cramped living area.
4. No bushmeat
Avoid hunting, touching and eating bushmeat such as bats, monkeys and
chimpanzees, as scientists believe this is how the virus was first transmitted
to humans.
Even if a certain wild animal is a delicacy in your region, avoid it as
its meat or blood may be contaminated. Make sure all food is cooked properly.
5. Don't panic
Spreading rumours increases fear. Do not be scared of health workers -
they are there to help and a clinic is the best place for a person to recover -
they will be rehydrated and receive pain relief.
About half of the people infected in the current outbreak have died.
There have been cases of medics being attacked and people being abandoned when
they are suspected of having Ebola - even when they are suffering from
something else.
Source; Special.
Climate Change Action ; SEIZE YOUR POWER
SIGN THE PLEDGE. SEIZE YOUR POWER WITH WWF!
Join the call for climate change action and
Join the call for climate change action and
give your support to the future of renewable energy.
We believe our future can, and should, be supported by nature.
Energy systems in place around the planet in the next four years will determine the path of climate change the world for generations.
All countries have the right to develop, but we need to invest money now in clean and renewable energy - to limit dangerous climate change, to reduce risks to human health from fossil fuels, access to the fast-track to the energy and to keep our future collective.
We call on financial institutions and governments around the world to take action to invest more in sustainable energy powered by wind, water and sun. They should be phased investments in coal, oil and gas, and allow only the transition from dirty energy and unsustainable today.
World needs investment in nature, and there is good reason to do so now more than ever. We stand for a future in which people live in harmony with nature. Investment in fossil fuels threatens nature and stability of the community and society. Investing in renewable energy will support, clean sustainable future for all.
There should be no financial rewards for environmental harm and human.
We chose to invest in the solution rather than the problem: join us.
Seize your power.
Or copy and paste it into an email:
NGO Embun Community has just signed this pledge from the WWF, and we thought you might be interested in:
http://bit.ly/WWF_SYP_ty3
http://action.panda.org/ea-action/action
http://action.panda.org/ea-action/action
Langganan:
Postingan (Atom)




